Selasa, 21 Oktober 2014

Membidik Pasar Kelas Menengah Muslim

RESENSI BUKU

Judul Buku : Marketing To The Middle Class Muslim
Penulis : Yuswohady, dkk.
Tebal : XIX + 280 halaman
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Terbit : Juli, 2014

PASAR kelas menengah muslim dewasa ini sangat menggeliat. Ini dipicu oleh semakin besarnya kesadaran beragama di kalangan umat muslim di Indonesia. Potensi pasar konsumen kelas menengah muslim ini sangat luar biasa besar, karena jumlahnya mencapai 87 persen dari seluruh penduduk Indonesia. 5 tahun terakhir pasar middle-class muslim di Indonesia telah mengalami revolusi karena adanya pergeseran perilaku yang sangat mendasar. Tak heran jika kemudian pasarnya menggeliat dan marketer langsung pasang kuda-kuda untuk meraupnya.

Geliat pasar kelas menengah muslim ini bisa diliat dari perkembangan jumlah bank syariah yang tumbuh di Indonesia. Produsen-produsen pakaian muslim yang tersebar dimana-mana. Produk alat-alat kecantikan halal juga mulai banyak dipasarkan. Jasa haji dan umroh yang peminatnya semakin banyak. Serta hotel-hotel syariah yang mulai banyak beroperasi di Indonesia. Belum lagi asuransi, pegadaian syariah, dan kewirausahaan muslim yang menjamur hampir di seluruh daerah Indonesia.

Selain kesadaran beragama yang kuat di kalangan muslim memicu pasar kelas menengah muslim semakin besar, meningkatnya kemakmuran mereka juga menjadi faktor lain. Kata yang pas untuk menggambarkan pasar kelas menengah muslim ini adalah, “Makin makmur, makin pintar, makin religius.”

Buku ini sangat menarik karena menyampaikan data kuantitatif dan kualitatif yang dikerjakan oleh Center for Middle Class Consumer Studies (CMCS), sebuah lembaga think tank yang didirikan oleh Inventure bersama Majalah SWA. Mereka secara intensif mengamati pasar muslim di Indonesia, khususnya kelas menengah. Bahkan mereka telah melakukan survei kuantitatif di lima kota dan kualitatif berupa FGD untuk mengungkap perubahan, nilai-nilai, dan perilaku pasar tersebut.

Dalam buku ini diungkap survei kualitatif yang memetakan profil konsumen kelas menengah muslim di Indonesia. Profil konsumen kelas menengah muslim Indonesia ini sendiri terbagi menjadi empat sosok, yaitu: Apathist (Emang gue pikirin), Rationalist (Gua dapat apa?), Conformist (Pokoknya harus Islam) dan Universalist (Islam itu lebih penting).

Melihat perubahan-perubahan besar yang terjadi pada konsumen kelas menengah muslim, buku ini ini juga memaparkan strategi dan taktik ampuh untuk menjawab tantangan tersebut. Beberapa strateginya di antaranya adalah buku ini mencoba menyusun enam prinsip-prinsip generik yang bisa digunakan sebagai panduan untuk menggarap pasar muslim yang besar ini. Strategi tersebut dinamakan The Six Principles of Marketing to The Middle Class Muslim. (1). The Principle of Costumer. (2). The Principle of Competition. (3). The Principle of Positioning. (4). The Principle of Differentiation. (5). The Principle of Value. (6). The Principle of Engagement.

Lebih lanjut buku ini penting untuk dimiliki dan dibaca, terutama Anda pemasar dan pelaku usaha agar bisa membaca pasar konsumen kelas menengah muslim. Selamat membaca! []

1 komentar:

jual mesin las mengatakan...

info yg menarik, keep posting :)

Petuah Pak Cah, Menulis tak Butuh Bakat Melimpah

"Menulis itu tidak memerlukan bakat yang banyak, tinggal mau atau tidak." Itu kalimat-kalimat awal seorang Cahyadi Takari...