Jumat, 21 September 2012

Bisnis Makanan Organik

Outlet Bebifoods Ponorogo
MEDIO bulan Juni saya berinisiatif mengambil alih bisnis bubur bayi organik adik saya yang ada di Lampung. Mengapa? Karena di Lampung bisnis ini tidak tertangani cukup baik oleh keluarga saya di sana karena kesibukan masing-masing. Daripada stand booth-nya tidak terpakai dan mangkrak di sana, saya menelepon ibu saya agar dikirimkan saja ke Jogja.

Awalnya, saya agak ragu berbisnis makan bayi organik ini di Jogja. Karena karakter Jakarta sangat berbeda dengan di Jogja. Di Jakarta selain alasan kesibukan, edukasi tentang makanan organik cukup baik di sana. Maklum, pendidikan orang-orang di Jakarta cukup baik ketimbang di Jogja. Ini memang subjektif, tapi analisis saya yang ini disebabkan di Jakarta informasi tentang makanan organik cukup mudah diakses.

Keraguan terhadap bisnis ini juga ditambah oleh diskusi singkat saya dengan istri saya yang agak keberatan dengan bisnis bubur bayi organik. Ia mengatakan, “Apa bisa jalan di Jogja? Wong sudah ada yang jualan dekat rumah saja tidak laku…”, begitu kata istri saya. Dengan sedikit nekat dan doa, akhirnya saya bismillah memulai bisnis meski campur sedikit keraguan.

Menurut hemat saya keraguan ini wajar. Dalam memulai bisnis, banyak orang yang berhitung baik dan buruknya. Padahal menurut saya, jangan berhitung risiko dulu jika ingin berbisnis. Karena saya yakin seratus persen yang ada hanya keraguan jika berhitung terlebih dahulu. Saya jadi ingat, ada seorang teman yang mengatakan ia semakin banyak menghitung risiko ketika ia sudah menyelesaikan S2 Magister Manajemennya. Padahal, dulu ia terkenal berani mengambil risiko dalam berbisnis dan cukup berhasil. Belakangan ini justru ia mengeluh karena sepi proyek dikarenakan terlalu berhitung dan khawatir dengan risiko.

Di tempat yang lain, adik saya cukup sukses menuai laba dari bisnis ini di Jakarta (tepatnya di daerah Ciledug). Saya perkirakan, laba bersih yang diperoleh adik saya 8-10 juta dalam sebulan. Karena dalam hitungan saya, adik saya dalam sehari mendapatkan 500-800 ribu rupiah. Nah, gambaran tadi ini pula yang semakin menguatkan saya bahwa bisnis ini akan berhasil di Jogja. 

Alhamdulillah, tiga bulan bisnis ini berjalan saya bisa menghasilkan keuntungan bersih dua juta dalam sebulan bahkan di bulan ketiga mendekati tiga juta. Memang masih jauh jika dibandingkan dengan keuntungan yang didapatkan adik saya di Jakarta. Tapi saya rasa untuk di awal, respon masyarakat terhadap usaha ini cukup baik. Terbukti, banyak testimoni dari pelanggan yang mengatakan banyak anaknya yang tadinya tidak suka makan menjadi doyan makan. Tentu ini berita baik, karena selain keuntungan saya bisa membantu anak-anak tumbuh menjadi sehat. Insya Allah!

Ternyata kunci di bisnis adalah edukasi. Mengapa? Karena ternyata bisnis seperti Warung Steak yang dulu sepi dan sekarang ramai pengunjungnya, disebabkan karena edukasi ke masyarakat yang terus-menerus dari sang juragan bisnis. Yang penting, kita harus bisa menjaga kualitas ketika berbisnis makanan.

Makanan organik menjadi trend baru dalam pola hidup sehat masyarakat. Hal ini dipicu oleh meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mendapatkan bahan makanan yang sehat dan aman. Makanan dengan lebel organik merupakan pilihan bagi kita bila berbelanja di super market atau pasar moderen lainnya.Makanan dengan lebel organik tidak tercemar pestisida, iradiasi, antibiotik, hormon dan modifikasi genetik selama masa tanam.

Buah dan sayur organik yang tidak terkontaminasi zat kimia dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Pencernaan juga dapat bekerja dengan optimal. Sehingga dapat BAB dengan lancar. Selain itu produk makanan organik  dapat menurunkan program berat badan. Mengkonsumsi makanan organik juga akan mendapatkan manfaat antibiotik yang terkandung didalam makanan tersebut.

Yang paling penting tentunya, kita dapat terhindar dari racun yang terkandung dalam makanan tersebut.Yang dapat menimbulkan kerusakan organ tubuh, sehingga berujung pada kematian. Produk organik memang masih langka di pasaran. Kalaupun ada harganya masih sangat mahal. Namun demikian kita harus meminimalisir makanan yang tidak sehat masuk kedalam tubuh. Khususnya bagi putra putri kita yang akan mengalami usia emas, mari kita berikan makanan sehat dan bergizi jauh dari berbagai racun yang dapat merusak seluruh organ tubuhnya.

Beralih pada makanan organik adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatan keluarga kita. Makanan organik dapat mengembalikan keseimbangan hormon disebabkan bahan kimia yang masuk kedalam tubuh. Serta orang yang mengkonsumsi makanan organik dapat memperpanjang usia karena peningkatan derajat kesehatan tersebut.

Semakin banyak makanan organik yang kita konsumsi, tubuh kita akan semakin sehat dan tahan dari bermacam penyakit. Jadi pastikan buah hati Anda memakan makanan yang memiliki efek positif bagi tubuhnya. Wallahua’lam. []

Untuk info franchise bisnis ini : follow twitter @bebifoods

Tidak ada komentar: