Senin, 06 Agustus 2012

Belajar Flash Fiction di Panti Asuhan Nurul Yasmin

Dwi Suwiknyo
YOGYA – Lawatan Senyum Community dan Sekolah Menulis Gratis (SMG) yang ketiga terus berlanjut di Panti Asuhan Nurul Yasmin (31/7). Kebetulan Panti Asuhan ini anak-anaknya semua putri yang berjumlah 50 orang. Dalam kesempatan kami yang ketiga ini, pelatihan menulis diasuh oleh Mas Dwi Suwiknyo. Mas Dwi Suwiknyo adalah salah satu writerpreuner yang cukup produktif dalam menulis. Meski baru memulai menulis di tahun 2006, penulis sudah menghasilkan lebih dari dua puluhan karya. Selain itu ia adalah pengelola Pesantren Penulis yang ia dirikan sendiri. Mas Dwi Suwiknyo mulai belajar menulis sejak SMP di Pondok tempatnya belajar dan mengaji.

Mas Dwi sedang memberi materi
Dalam kesempatan tersebut, Mas Dwi mengajarkan anak-anak Nurul Yasmin belajar menulis flash fiction. Flash fiction adalah karya fiksi yang sangat singkat, bahkan lebih ringkas dari cerita pendek. Walaupun tidak ada ukuran jelas tentang berapa ukuran maksimal sebuah flash fiction. Umumnya karya ini lebih pendek dari 1000 atau 2000 kata. Rata-rata flash fiction memiliki antara 250 sampai 1000 kata. (Sebagai perbandingan, ukuran cerita pendek berkisar antara 2000 sampai dengan 20.000 kata. Rata-rata panjangnya antara 3000 dan 10.000 kata).

Anak-anak Nurul Yasmin
Saat mengajarkan flash fiction, Mas Dwi Suwiknyo membagi anak-anak Panti Asuhan Nurul Yasmin menjadi beberapa kelompok. Dan masing-masing orang dalam kelompok diberi tugas membuat kalimat dengan pentunjuk clue (petunjuk) satu kata. Nantinya dari kalimat-kalimat ini akan digabungkan menjadi sebuah cerita. Lalu, setelah selesai masing-masing anak diminta maju untuk membacakan yang mereka tulis dan dinilai oleh juri. Alhasil, anak-anak Panti Asuhan Nurul Yasmin banyak yang jago membuat flash fiction.

Lawatan kali ini juga sangat spesial, karena acara training menulis dan buka bersama ini diliput langsung acaranya oleh Jogja TV. Dan kemarin Sabtu (4/8) pukul 16.00 WIB disiarkan secara tunda di stasiun Jogja TV. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Dimas dan Diajeng Kota Yogyakarta. Di ujung acara, para anak-anak panti asuhan, panitia, dan kru Jogja TV ikut berbuka bersama. Alhamdulillah. []

Tidak ada komentar: