Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2011

Inflasi Menjelang Ramadhan

Gambar
Source: www.koran-jakarta.com BULAN suci Ramadhan hanya beberapa hari lagi tiba. Setiap muslim, tentu bersemangat menyambut bulan agung ini. Bahkan di antara kita sudah banyak yang menyiapkan membeli baju baru untuk dipakai lebaran dan memesan tiket untuk mudik. Namun, kebahagiaan ini sangat disayangkan, karena kita disuguhkan berita-berita kenaikan harga sembako dan barang-barang yang lain. Inflasi memang menjadi momok yang begitu menakutkan bagi orang-orang yang hanya mencari aman dengan menyimpan uang di bank. Mengapa? Karena inflasi atau kenaikan biaya hidup terus-menerus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Apalagi menjelang hari-hari besar keagamaan (lebaran, natal), tahun baru, kenaikan harga BBM, kenaikan gaji PNS dan penentuan upah minimum regional (UMR), angka inflasi bisa naik semakin tajam. Ini berarti nilai uang yang kita miliki juga akan berkurang karena kenaikan-kenaikan harga tersebut. Apa sebenarnya definisi inflasi? Inflasi sendiri dalam ilmu ekonomi memilik

Kewirausahaan Sosial, Mungkinkah ?

Gambar
Source: Dompet Dhuafa Jogja   “Social enterprises are social mission driven organizations which apply market-based strategies to achieve a social purpose. The movement includes both non-profits that use business models to persue their mission and for profits whose primary purposes are social. Their aim – to accomplish targets that are social and or environmental as well as financial.” (Wikipedia.com) Sabtu (23/7), dilangsungkan acara bedah buku “ Social Enterprise ; Transformasi Dompet Dhuafa Menjadi World Class Organization” karya Ahmad Juwaini yang menjadi rangkaian acara Jogja Muslim Fair (20-26 Juli 2011) bertempat di halaman Gedung Wanitatama Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya seperti, Dr. Lathiful Khuluq (Dosen UIN Suka Yogyakarta), Ahmad Paryanto (Direktur Dompet Dhuafa Jogja), Romy Heriyanto (LSM Rifka Annisa), Achmad Luthfie (KR Peduli) dan dimoderatori oleh saya sendiri, Edo Segara. W

KUR, Antara Fakta dan Realita

Gambar
KREDIT Usaha Rakyat (KUR) merupakan fasilitas pembiayaan berasal dari dana APBN Pemerintah yang dapat diakses oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Koperasi. Terutama bagi pelaku UMKM dan Koperasi yang memiliki usaha layak, namun belum bankable . Maksudnya adalah, usaha tersebut memiliki prospek bisnis yang baik dan memiliki kemampuan untuk mengembalikan. KUR adalah program andalan di era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), selain program PNPM Mandiri dan Bantuan Langsung Tunai. Bedanya, program BLT dihapuskan karena banyak kritik, namun KUR tetap berjalan bersamaan dengan PNPM Mandiri. Terhitung program ini dijalankan sejak tahun 2007 saat era kepemimpinan SBY dan Jusuf Kalla. Dan dilanjutkan lagi oleh Pemerintahan SBY – Boediono saat ini. Program yang cukup bagus ini sayangnya masih banyak kendala di lapangan. Jika dilihat dari realisasi pencairan pun masih jauh dari harapan, karena masih naik-turun dalam target realisasi. Dengan begitu diperlukan langkah-langkah yan