Sabtu, 11 Juni 2011

Prinsip atau Petunjuk Agar Doa Dikabulkan

Ust. Yusuf Mansur
  1. Wahai Anak Adam, luangkanlah waktumu untuk beribadah kepada-Ku, niscaya Aku akan penuhi dadamu dengan kekayaaan & menutup kefakiranmu (Hadits Qudsi).
  2. Prinsip berdoa adalah kita dulu yang laksanakan kewajiban yang dipikulkan kepada kita sebagai syaratnya, baru setelah itu kita meminta hak kpd Allah SWT.
  3. Kita harus sadar, bahwa apa yang diwajibkan & diperintahkan Allah SWT kepada kita adalah manifestasi rezeki-Nya.
  4. Krn Tuhan tidak pernah bermain dadu! Semua ada aturannya. Seperti ketentuan/hukum yang menjaga planet-planet tetap berputar di garis edarnya.
  5. Barangsiapa melanggar hukum-hukum Allah,maka sesungguhnya dia telah menganiaya dirinya sendiri (QS. Al-Baqarah :229).
  6. Artinya jika mengabaikan syarat-syarat dalam berdoa, maka berarti kita telah mempermainkan dan merusak permintaan (doa) & cita-cita kita sendiri.
  7. Dan Tuhanmu berkata, Berdoalah kepada-Ku pasti akan Aku kabulkan bagimu (permintaan itu)......(QS.Al-Mukmin : 60). Pasti, BUKAN mudah-mudahan!
  8. .....Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri, tidak mau beribadah kepada-Ku, akan masuk neraka dalam keadaan hina-dina (QS.Al-Mukmin : 60).
  9. Dan apabila hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka jawablah, bahwa aku adalah dekat..... (QS.Al-Baqarah : 186).
  10. .......Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku (QS. Al-Baqarah : 186).
  11. Katakanlah (kepada orang-orang musyrik) : Tuhanku tidak mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadahmu/doamu... (QS. Al-Furqan : 77).
  12. (Tetapi bagaimana kamu beribadah kpd-Nya) Padahal kamu sungguh telah mendustakan-Nya. Krn itu kelak(azab) pasti menimpamu. (QS. Al-Furqan : 77).
  13. Allah sungguh Maha Penyayang. Sudah dijanjikan-Nya bahwa doa pasti dikabulkan. Kitanya saja yang mungkin kurang berdoa & kurang yakin pada Allah SWT.
 Sumber: twitter Ustadz @Yusuf_Mansur

Tidak ada komentar:

Petuah Pak Cah, Menulis tak Butuh Bakat Melimpah

"Menulis itu tidak memerlukan bakat yang banyak, tinggal mau atau tidak." Itu kalimat-kalimat awal seorang Cahyadi Takari...