Minggu, 05 Juni 2011

Pengantin-Pengantin Al-Quds : Asa Di Tengah Serbuan Roman Percintaan

YOGYA – “Sedikit sekali cerpen tentang Negara Palestina yang ada saat ini, di tengah serbuan novel dan cerpen roman percintaan. Buktinya bisa kita lihat di toko-toko buku yang memajang buku-buku tersebut!. Jadi kumpulan cerpen ini luar biasa dan tentunya atas ijin Allah buku ini bisa terbit. Karena proses menulisnya pun singkat, namun mendapat apresiasi yang bagus dari penerbit sekelas Pro-U Media.” ujar Kang Arul dalam sebuah kesempatan launching dan bedah buku “Pengantin-Pengantin Al-Quds” di arena panggung Islamic Book Fair (IBF) ke-15 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu malam (3/5).

Pembicara lain dalam launching dan bedah buku “Pengantin-Pengantin Al-Quds” ini adalah Edo Segara sebagai inisiator antologi yang menyerahkan naskah ini ke penerbit Pro-U. “Buku ini sebenarnya digagas oleh satu penulis dalam buku ini, yakni Akhi Dirman Al-Amin. Saya sendiri tergerak untuk memasukkan ke penerbit Pro-U setelah membaca salah satu puisi dalam buku ini. Puisi tersebut ditulis oleh Cicik Novita. Isi puisi Cicik sangat menggugah dan menggerakkan saya untuk mengusulkan kepada Akhi Dirman, agar buku tersebut diterbitkan di Pro-U saja. Gayung pun bersambut, karena Mas Yusuf Maulana selaku chief editor penerbit Pro-U setuju dengan naskah tersebut. Selain itu, para penulis-penulis dalam naskah ini pun dinilai oleh Sakti Wibowo (Penulis skenario sinetron KCB) yang juga ikut menulis dalam buku ini.” Ungkap Edo dengan semangat dalam forum tersebut.

Sedangkan Talitha Huriyah, penulis antologi yang ikut hadir dalam bedah buku ini lebih banyak bercerita tentang isi cerpen yang ditulisnya dalam buku tersebut. Tentang ide yang ia tulis pun, tidak biasanya ia tulis karena sebuah mimpi dalam tidurnya. Ia sendiri mengaku senang karena bisa menulis bareng dengan penulis-penulis besar seperti Sakti Wibowo dan Kang Arul.

Dalam launching buku PPA sempat muncul usulan dari para peserta diskusi, agar salah satu cerita dalam kumcer ini bisa difilmkan. Edo Segara dalam kesempatan tersebut menjawab: “Sangat mungkin!. Karena beberapa penulis dalam buku ini bahkan biasa menulis skenario film seperti Mas Sakti Wibowo dan Kang Arul. Semoga nanti memang ada donatur yang tertarik untuk mengangkat kumcer ini ke sebuah film. Sehingga bisa dinikmati oleh lebih banyak orang lagi.” Tambahnya. 

Para penulis sendiri berharap buku PPA bisa diapresiasi banyak pihak agar niatan kita untuk membantu Palestina bisa terwujud dengan membeli buku ini. Alhamdulillah acara ini berjalan sukses dan ramai. Enam peserta mendapatkan doorprize 6 buku dari penerbit Pro-U. (one)



Tidak ada komentar: