Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2010

UII, Bukan Sekedar Kampus Biasa (1)

Gambar
ARTIKEL ini saya tulis berawal dari keisengan saya membuka website resmi UII www.uii.ac.id . Rupanya UII sedang mengadakan blog contest (lomba blog). Lalu munculah beberapa ide-ide sederhana yang sebenarnya sudah lama ada diotak saya, yang ingin saya tulis untuk kemajuan UII. Beberapa hal yang saya ulas dalam tulisan ini sebenarnya sudah sering saya sharing -kan dengan beberapa dosen dikampus almamater saya, namun tampaknya beberapa hal belum banyak diaplikasikan.  Saya mulai dari pengalaman saya ketika keluar (lulus) dari kampus UII. Ya, tentunya setiap orang yang sudah lulus pasti ingin bekerja. Alhamdulillah setelah lulus dari UII, tidak sampai satu bulan menganggur saya mendapatkan pekerjaan yang cukup bagus. Sebenarnya tidak menganggur karena sebelumnya saya membantu seorang dosen ekonomi UII untuk membantu penelitian-penelitiannya. Namun, karena peristiwa gempa pekerjaan itu harus saya tinggalkan karena saya terpanggil untuk menjadi relawan. Back to masalah kerjaan, dala

Mempertanyakan Idealisme Pengelola Institusi Syariah

Gambar
PERKEMBANGAN institusi bisnis atau sosial dalam membangun perekonomian syariah turut menggembirakan kita semua sebagai masyarakat muslim yang mayoritas. Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS), Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), Baitul Mal wa Tamwil (BMT), Asuransi Syariah, Lembaga Zakat, Leasing Syariah, Lembaga Pendidikan Syariah dll. bertebaran dimana-mana. Kalau dulu riba hanya didiskusikan oleh kalangan cendikiawan muslim. Kini, praktik bisnis yang tidak memungut riba sudah bisa diterapkan setelah diskusi hampir puluhan tahun. Hal ini sangat membanggakan kita semua dimana ekonomi syariah menjadi solusi dari problem ekonomi bahkan krisis global sekalipun. Namun patut disayangkan, perkembangan ini tidak diikuti dengan idealisme para pengelolanya. Seorang kawan pernah curhat kepada saya, bahwa ia melamar disebuah perbankan syariah. Kawan saya bercerita bahwa ia boleh diterima dilembaga tersebut dengan syarat menggunakan jilbab yang lebih kecil, menggunakan celana dan