Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2009

Ku Sambut Engkau Ya Ramadhan

Gambar
”Ya Allah berikanlah berkah kepada kami dalam bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan. (HR. At-Thabrani) TAK terasa bulan Rajab menuju bulan Sya’ban sudah dihadapan kita. Setelah bulan Sya’ban maka bulan yang kita nanti-nanti Ramadhan akan tiba. Bulan Ramadhan adalah bulan sebaik-baik bulan yang penuh kelimpahan dan keutamaan. Bulan Ramadhan merupakan bulan Al-Qur’an diturunkan, bulan melawan hawa nafsu, bulan penuh taubat dan limpahan ampunan, bulan kemuliaan, dan bulan dimana terjadi kemenangan Rasulullah di Perang Badar pada bulan Syawal 2 Hijriyah. Maka dalam sebuah hadits terpercaya yang diriwayatkan Imam At-Thabrani dalam Mu’jamul Ausath, Rasulullah Saw bersabda: ”Ya Allah berikanlah berkah kepada kami dalam bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan.” Ya Allah, sampaikan kami agar dapat merasakan Ramadhan. Ya Allah sampaikan kami agar dapat merasakan Ramadhan. Doa ini yang selalu diucapkan Rasulullah menjelang bulan Ramadh

Polling dalam Pers Mahasiswa

Gambar
PENYELENGGARAAN polling dalam kehidupan kampus, sama halnya dengan perkembangan polling secara umum, tidak lepas dari kehadiran pers kampus. Oleh karena itu, pasang-surut perkembangan polling dalam kampus sejalan dengan perkembangan pers kampus. Di lihat dari segi kemunculannya, kenyataan juga menunjukkan bahwa perkembangan polling yang diselenggarakan oleh kalangan mahasiswa gencar terjadi sejalan dengan mulai maraknya penyelenggaraan polling oleh kalangan media massa yaitu saat akhir runtuhnya rejim Orde Baru. Dalam hal tema, sedikit berbeda dengan media massa umum yang lebih banyak menyoroti tema-tema sosial yang tidak bersinggungan secara langsung dengan penguasa, pers kampus telah mempublikasikan tema-tema popularitas tokoh intern kampus maupun tema-tema yang sangat sensitif kala itu. Sebagai contoh, dalam event pemilihan rektor, beberapa pers kampus --salah satunya polling yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Airlangga tahun 1997 tentang pemilihan rektor

Mitos Ekonomi Yahudi

Gambar
TIDAK ada yang istimewa dengan kekuatan ekonomi kaum Yahudi. Sebagaimana lazimnya kaum perantau, kaum Yahudi yang tercerai-berai dari kampung halamannya selama ratusan tahun telah dipaksa oleh keadaan untuk bertahan hidup dengan berdagang dan berusaha jauh lebih keras daripada penduduk lokal.Salah satu negara perantauan mereka adalah Amerika Serikat (AS), yang saat ini menjadi negara adidaya dalam berbagai bidang. Posisi AS sebagai negara adidaya itulah yang menjadikan pengusaha Yahudi yang sukses di negara itu menjadi sangat berpengaruh di dunia. Jadi, sebenarnya ada dua faktor utama yang dapat menerangkan kekuatan ekonomi kaum Yahudi saat ini. Pertama, jiwa perantau yang selalu berusaha lebih keras. Kedua, posisi AS sebagai negara adidaya.Lihatlah kaum Cina yang juga senang berkelana jauh dari negerinya, memetik hasil kerja keras mereka di tanah perantauan. Lihat pula kaum Minang, kaum Bugis, dan kaum-kaum lainnya yang mempunyai tradisi berkelana. Mereka memetik hasil kerja keras di

SBY – Boediono Dukung Ekonomi Syariah?

Gambar
DALAM sebuah media Islam “Republika” (Jum’at, 26 Juni 2009) ada sisipan yang mengangkat profil SBY – Boediono mengenai peranannya mengembangkan ekonomi syariah semasa pemerintahannya. Dalam judulnya “SBY – Boediono ; Dukung Pengembangan Ekonomi Syariah.” Perlu kita telaah lebih dalam dan seksama. Apakah memang selama Pemerintahannya SBY mendukung ekonomi Syariah. Jika memang SBY dan Boediono saat masih menjabat Gubernur Bank Indonesia mendukung perkembangan ekonomi syariah, mengapa perkembangan market share perbankan syariah masih istiqomah di angka 2 persen? Jadi masih sangat kecil bila dibanding dengan skala usaha perbankan konvensional yang besarnya 97 persen. Mari kita analisa secara seksama. Pertama , yang perlu kita ketahui bahwa sisipan Koran yang mengangkat tentang profil SBY – Boediono ini adalah bentuk kerjasama tim sukses SBY – Boediono bekerjasama dengan Koran Republika dalam mengendorse SBY – Boediono menjelang pemilihan Presiden 8 Juli 2009 mendatang. Jadi dari sudut pa