Jumat, 27 Maret 2009

Kemampuan Komunikasi, Modal Dasar Suksesnya Public Relations (PR)

PUBLIC RELATION (PR) atau yang kadang disebut dengan Hubungan Masyarakat memiliki posisi yang sangat penting dalam sebuah organisasi maupun perusahaan, terutama bila organisasi tersebut sering berinteraksi dengan masyarakat luas. Posisi PR sangat menentukan opini publik sebuah organisasi, hal tersebut dikarenakan PR merupakan salah satu front liner penting dalam menentukan citra sebuah organisasi atau perusahaan.

Menurut Reza Rahman (MQ Trainer), saat menyampaikan materi pada acara Public Relation Short Course “Make Your Good Relationship, Get Your True Partnership” pada Rabu, (20/06), di Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), seorang PR harus memiliki beberapa skill diantaranya adalah menguasai teknik komunikasi verbal maupun non verbal karena hal itu akan menimbulkan tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Penguasaan terhadap kemampuan komunikasi tersebut menurut Reza menjadi modal dasar bagi suksesnya seorang PR.

Selain itu, Ia juga mengungkapkan, bahwa seorang PR juga harus mampu memanajemen krisis secara proporsional terhadap berbagai masalah yang dihadapi, hal itu dimaksudkan untuk mendapatkan sebuah solusi yang tidak akan menimbulkan efek negatif bagi berbagai pihak yang bersangkutan.

Sementara itu, Edo Segara, S.E (Marketing Public Relation Mirota Kampus) yang juga hadir sebagai pembicara, mengatakan bahwa yang tak kalah pentingnya bagi seorang PR adalah membangun strategi untuk membentuk citra dan opini publik sebagai target market. Membangun citra menurut Edo merupakan hal yang mudah, yang sulit adalah bagaimana orang-orang didalam perusahaan tersebut mampu memelihara bahkan meningkatkan citra yang sudah dibangun tersebut.

Training yang diadakan oleh Unit Kerohanian Islam Jamaah Al-Anhar (UKI JAA) UMY, ini rencananya akan dilaksanakan selama duan hari hingga Kamis (21/06). Acara tersebut juga akan menghadirkan berbagai pembicara lain yang profesional di bidangnya seperti Yusuf Maulana (Pemerhati dan Praktisi Media) dan juga Tri Hastusi NR, M.Si (Dosen Komunikasi UMY). Selain pemberian materi, training ini menurut Zakiah Rusdan (Ketua Panitia), juga akan diisi dengan worksgroups dan juga fieldtrip.

Sumber: www.umy.ac.id

Tidak ada komentar:

Petuah Pak Cah, Menulis tak Butuh Bakat Melimpah

"Menulis itu tidak memerlukan bakat yang banyak, tinggal mau atau tidak." Itu kalimat-kalimat awal seorang Cahyadi Takari...