APA yang
sudah kamu lakukan buat Negeri ini ? Ini pertanyaan yang muncul
akibat sebuah postingan iseng saya dalam sebuah broadcast
Blackberry massenger. Rupanya ada yang emosi
ketika membaca postingan plesetan Pancasila yang sebenarnya
mengkritik tentang sepak terjang koruptor yang ada di Negara kita.
Seorang teman ada yang menganggap itu sebagai bentuk pelecehan dan
tidak menghargai para pendahulu yang sudah bersusah payah merumuskan
Pancasila. Ok lah, saya hargai pandangan itu. Karena memang pikiran
semua orang tidak sama ketika membaca sesuatu. Ada yang pro dan ada
yang kontra dan hal tersebut merupakan keniscayaan.
Pertanyaan
seorang teman di awal tulisan ini membuat saya agak tertantang untuk
menjelaskan apa yang sudah kita lakukan buat Negeri ini. Sebenarnya
saya juga bisa bertanya balik, apa yang sudah Anda lakukan buat
Negeri ini ? Tapi saya tidak ingin berdebat kusir dan membanggakan
diri di forum tersebut. Karena apa pun yang kita lakukan jika orang
sudah tidak suka dengan kita, ya sampai kapan pun tetap saja akan
dianggap miring. Hehehe !
Kembali ke
pertanyaan tentang apa yang sudah kita lakukan untuk Negara ini.
Prinsip saya sederhana dalam menanggapi pertanyaan ini. Apa saja
kegiatan atau misi kita yang positif, itu sebagai bentuk sumbangsih
penting buat Negeri ini. Bayar pajak, tidak melanggar hukum, bisnis
yang berijin, jadi PNS yang tidak korup dan masih banyak lagi.
Apa iya,
untuk bisa berkontribusi kepada Negara harus jadi Presiden ? Harus
menjadi anggota DPR ? Harus jadi Gubernur, Walikota ? Atau harus
masuk menjadi anggota Partai Politik ? Jawabannya menurut saya tidak
perlu. Tapi saya juga tidak alergi lho dengan Partai Politik. Hehehe
!
Anda punya
pegawai 3-10 karena usaha yang Anda buat, menurut saya Anda sudah
membantu Negara ini mengurangi pengangguran. Anda punya LSM atau
komunitas yang melakukan kegiatan sosial, Anda sudah banyak membantu
Negara ini. Lakukan perbaikan terus-menerus, bantu masyarakat yang
kurang mampu, itu merupakan kontribusi buat Negara ini. Anda jualan
makanan pun, jika visinya untuk menyehatkan anak bangsa, Anda sudah
melakukan sesuatu untuk Negeri ini Bung !
Sebenarnya
saya penasaran, apa yang ada di pikiran teman saya itu. Apa yang
menjadi definisi dia berbuat sesuatu pada Negeri ini. Yang saya tahu
beliau bekerja di sebuah bank syariah nasional yang cukup besar.
Apakah harus seperti dia untuk berbuat kepada Negeri ini ? Oke lah,
Bank tersebut banyak membantu masyarakat dalam pendanaan dan program
CSR-nya. Tapi apakah kemudian memandang sebelah mata orang yang di
luar pekerjaan dia ? Tukang parkir misalnya, penjaga tol, petugas pom
bensin pertamina, atau hanya pedagang makanan bayi seperti saya
dianggap tidak berbuat sesuatu buat Negara ini ? Anda salah Bung !
Saya dan mereka sudah banyak berbuat di bidangnya masing-masing. Dan
kami, tidak perlu sombong kepada Anda.
Sebenarnya
saya ingin bilang apa yang sudah saya lakukan, tapi nanti amal saya
hilang cuma gara-gara menanggapi teman saya tersebut. Saya hanya
ingin berpesan pada teman saya tersebut. Syukur jika ia membaca
tulisan ini. “Bung, jangan suka meremehkan
orang jika tidak ingin suatu saat Anda diremehkan. Anda sendiri yang
bilang, hargai orang lain jika ingin dihargai.”
Perkataan Anda, saya balikkan ke Anda ya, hehehe ! Oke sip, salam
damai ! []

